Mengenal Herbal Laatansa

Posted in 1 on September 20, 2009 by mahwaplus

Laatansa hadir mejawab tantangan zaman. gambar 1Dibidang kesehatan sungguh manusia di abat ini telah tertipu fatamorgana kehidupan, sadar atau tidak, hidup di era global yg serba instant saat ini disekitar kita telah tercmari dg zat2 yg meracuni alam dimana kita tinggal. Walhasil zat-zat yg merugikan tubuh kita pun kian menumpuk bak gunung es, sehingga saat kita dihadapkan pada fenomena penyakit-penyakit masa kini seperti diabet, kanker, jantung, asam urat, lever, stroke dn penyakit dalam lainx.
BACK TO NATURE (kembali kepada alam) adalah solusi yg kami tawarkan. Gaya hidup dan pola makan yg selama ini tdk pernah terpikirkan karena lemahnya disiplin diri harus kita insyafi.
Penggunaan obat-obatan doping secara liar, makan-makanan yg diindikasikan dg bahan pengawet dan pewarna berbahaya cepat segera kita akhiri. Tak perlu pesimis, kini ramuan Teh Mahkota Dewa plus Laa tansa Insya Allah dapat membantu problem kesehatan kita. Atas kemurahan dan kebesaran Allah semata buah mahkota dewa, daun teh hijau, benalu teh, habbatussauda’, jahe merah, gingseng, sambiloto, secang, madu murni dan rempah-rempah lainnya yang kami ramu sebagai lantaran penyebab sembuhnya berbagai macam penyakit. Khususnya penyakit dalam.

BAHAYANYA BANYAK TERTAWA

Posted in 1 on November 24, 2009 by mahwaplus

bahaya gelak ketawa
for everyone
Gelak ketawa dilarang Islam. Menurut pandangan Islam, bergelak tertawa adalah tidak baik dan makruh hukumnya. Ibn Mas’ud meriwayatkan dari Auf bin Abdullah bahawa biasanya Rasulullah S.A.W. tidak tertawa melainkan senyum simpul dan tidak suka melerek, iaitu tidak menoleh, kecuali dengan semua wajahnya. Hadis itu menunjukkan bahawa senyum itu sunat dan tertawa berbahak- bahak adalah makruh… .

Gelak ketawa dilarang Islam. Menurut pandangan Islam, bergelak tertawa adalah tidak baik dan makruh hukumnya. Ibn Mas’ud meriwayatkan dari Auf bin Abdullah bahawa biasanya Rasulullah S.A.W. tidak tertawa melainkan senyum simpul dan tidak suka melerek, iaitu tidak menoleh, kecuali dengan semua wajahnya. Hadis itu menunjukkan bahawa senyum itu sunat dan tertawa berbahak- bahak adalah makruh… . Maka itu seseorang yang sihat akal dilarang bergelak tertawa kerana mereka banyak bergelak ketawa di dunia akan banyak menangis di akhirat. Orang yang banyak menangis di dunia mereka akan banyak tertawa di syurga. Menurut Yahya bin Muaadz Ar-razi, ada empat perkara yang menghilangkan tertawa seseorang Mukmin :-

(1) Kerana memikirkan akhirat
(2) Kesibukan mencari keperluan hidup
(3) Risau memikirkan dosa
(4) Apabila tibanya musibah dan bala.

Jika seseorang sibuk memikirkan perkara itu, maka dia tidak banyak tertawa kerana banyak tertawa bukan sifat seorang Mukmin. Seperti yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas r.a. “Sesiapa yang tertawa ketika membuat dosa, maka dia akan menangis ketika akan masuk neraka.” Dalam satu riwayat yang lain, dikemukakan bahawa Imam Abu Hanifah pernah tertawa satu kali apabila dia menang berdebat dengan Amr bin Abaid Alqadari (seorang bermazhab Qadariah yang tidak percaya kepada takdir Allah). Selepas tertawa, Imam Abu Hanifah sangat menyesal lalu berkata: “Engkau berbicara tentang ilmu, aku tertawa, maka aku tidak akan berkata-kata kepadamu untuk selama-lamanya, maka aku sangat menyesal, sebab andainya aku tidak tertawa nescaya aku dapat menundukkannya dengan kefahamanku, sehingga menjadi kebaikan bagi ilmu.” Menurut Islam, sesiapa yang meninggalkan bergelak tertawa akan mendapat darjat yang tinggi di sisi Allah. Sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud: “Dan siapa yang meninggalkan senda gurau diberi wibawa dan keindahan, dan siapa yang meninggalkan tertawa, maka ia berwibawa dan hebat, dan siapa yang tidak menginginkan kekayaan orang maka ia dicintai.” (Hadis Sahih).

Islam juga melarang seseorang melakukan sesuatu atau berkata sesuatu untuk mentertawakan orang lain atau menyebabkan orang lain tertawa.Contohnya ialah seperti berlawak jenaka di mana seseorang akan berlagak dan mengeluarkan kalimah yang menyebabkan orang lain tertawa. Menurut riwayat dari Ibrahim Annakhari beliau berkata: “Adakalanya seseorang mengeluarkan satu kalimah untuk mentertawakan orang di sekitarnya, maka Allah S.W.T. murka padanya lalu murka Allah itu merata kepada orang-orang yang di sekitarnya, yang tertawa bersamanya. Jika seseorang yang berkata kalimah yang direda oleh Allah, maka ia mendapat rahmat dan rahmat Allah itu diperolehi juga oleh orang di sekitarnya.” Seseorang yang suka berlawak, berjenaka atau berolok-olok supaya orang lain tertawa, balasannya di akhirat ialah dimasukkan ke neraka “Wail”. Sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud: “Neraka wail itu buat orang yang bercakap-cakap dengan berdusta dan berolok- olok supaya menimbulkan tertawa pada orang ramai, dan neraka wail itu untuk dia.” (Hadis dikeluarkan oleh Imam yang tiga: Riwayat Bahaz bin Hakim).

Dalam Hadis itu Rasulullah S.A.W. mengulang kalimah “neraka wail itu untuk dia” sebanyak dua kali, membuktikan tegas dan kuatnya amaran terhadap orang yang suka bergelak tertawa dan berjenaka. Islam memberi peringatan bahawa semakin kuat hilai dan tertawa seseorang itu, semakin hampir iblis dan syaitan sambil tertawa berbahak-bahak menari-nari untuk melalaikan dia. Maka itu kita perlu awas daripada bergelak tertawa kerana perbuatan itu mengandungi lapan bahaya :-

(1) Dicela oleh ulama dan orang yang sopan serta sempurna akal.
(2) Memberanikan orang bodoh kepada kita.
(3) Jika bodoh akan bertambah kebodohannya, jika alim akan berkurangan ilmunya kerana seorang alim yang tertawa bererti telah memuntahkan ilmunya.
(4) Melupakan dosa-dosa yang lalu.
(5) Melupakan mati dan akhirat.
(6) Berani berbuat dosa kerana apabila tertawa nescaya akan membekukan hati.
(7) Menanggung dosa orang yang tertawa kerana tertawaan kita.
(8) Akan banyak menangis di akhirat.

Sabda Baginda saw : “Banyak ketawa itu mematikan hati dan melalaikan daripada mengingati akhirat dan mempusakai marah dalam hati”.

yang jelas sering kali orang mati karena tertawa, di bunuh orang lain karena mentertawakan orang lain, dan tak sedikit karena saling mengejek dan saling mentertawai kemudian timbul tawuran, rawuran antar desa antar seporter sepak bola, dan masih banyak lagi yang karena tertawa itu akan berakibat buruk pada orangnya, tersenyum adalah ibadah, tapi tertawa maka akan mendekatkan selangkah demi selangkah keneraka, semakin orang banyak tertawa makin akan semakin keras hatinya, keras dan keras jika di nasehati maka yang nasehati akan di tertawai, bahkan orang tua mati bisa saja di buat candaan.

jika melihat sesuatu yang lucu, maka tersenyum sudah cukup. jangan di perpanjang permasalahan dengan tertawa ngakak, kok di mana2 umum ketawa ngakak? itulah dunia ini makin lama, makin mendekati kiamat segala kufarot segala yang merusak makin di gali dan menjamur, itu kenyataan, orang2 yang mengamalkan syari’at secara kaffah, akan tersingkir dan asing seperti orang asing di negara dan desa sendiri, sok alim kamu…kata2 seperti itu biasa terdengar, kalau kita tak ikut cangrukan di ujung gang dan rajin ke masjid, mau jadi nabi lu,,, juga kata itu kerap terdengar, maka kalau kita ikuti sunnah nabi, dan berpegang teguh dg al-qur’an tak salah lagi kalau kita akan di jauhi. maka jangan aneh dan merasa atau bertanya, kenapa malah aku di benci? aku kan mengikuti sunnah? itulah juga coban dari Alloh sejauh mana kita ini berpegang teguh pada sunnah. sejauh mana kita ini menjalankan Al-qur’an. semoga bermanfaat
Wallahu ta’ala a’lam bishshawab.

KEUTAMAAN MENANGIS KARENA TAKUT ALLOH

Posted in 1 on November 24, 2009 by mahwaplus

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua jenis tetesan air dan dua bekas [pada tubuh]; yaitu tetesan air mata karena perasaan takut kepada Allah, dan tetesan darah yang mengalir karena berjuang [berjihad] di jalan Allah. Adapun dua bekas itu adalah; bekas/luka pada tubuh yang terjadi akibat bertempur di jalan Allah dan bekas pada tubuh yang terjadi karena mengerjakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah.” (HR. Tirmidzi [1669] disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1363])

Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.

Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”

Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu mengatakan; suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Bacakanlah al-Qur’an kepadaku.” Maka kukatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah saya bacakan al-Qur’an kepada anda sementara al-Qur’an itu diturunkan kepada anda?”. Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.” Maka akupun mulai membacakan kepadanya surat an-Nisaa’. Sampai akhirnya ketika aku telah sampai ayat ini (yang artinya), “Lalu bagaimanakah ketika Kami datangkan saksi bagi setiap umat dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas mereka.” (QS. an-Nisaa’ : 40). Maka beliau berkata, “Cukup, sampai di sini saja.” Lalu aku pun menoleh kepada beliau dan ternyata kedua mata beliau mengalirkan air mata.” (HR. Bukhari [4763] dan Muslim [800]).

Dari Ubaidullah bin Umair rahimahullah, suatu saat dia pernah bertanya kepada Aisyah radhiyallahu’anha, “Kabarkanlah kepada kami tentang sesuatu yang pernah engkau lihat yang paling membuatmu kagum pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. Maka ‘Asiyah pun terdiam lalu mengatakan, “Pada suatu malam, beliau (nabi) berkata, ‘Wahai Aisyah, biarkanlah malam ini aku sendirian untuk beribadah kepada Rabbku.’ Maka aku katakan, ‘Demi Allah, sesungguhnya saya sangat senang dekat dengan anda. Namun saya juga merasa senang apa yang membuat anda senang.’ Aisyah menceritakan, ‘Kemudian beliau bangkit lalu bersuci dan kemudian mengerjakan shalat.’ Aisyah berkata, ‘Beliau terus menerus menangis sampai-sampai basahlah bagian depan pakaian beliau!’. Aisyah mengatakan, ‘Ketika beliau duduk [dalam shalat] maka beliau masih terus menangis sampai-sampai jenggotnya pun basah oleh air mata!’. Aisyah melanjutkan, ‘Kemudian beliau terus menangis sampai-sampai tanah [tempat beliau shalat] pun menjadi ikut basah [karena tetesan air mata]!”. Lalu datanglah Bilal untuk mengumandangkan adzan shalat (Subuh). Ketika dia melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menangis, Bilal pun berkata, ‘Wahai Rasulullah, anda menangis? Padahal Allah telah mengampuni dosa anda yang telah berlalu maupun yang akan datang?!’. Maka Nabi pun menjawab, ‘Apakah aku tidak ingin menjadi hamba yang pandai bersyukur?! Sesungguhnya tadi malam telah turun sebuah ayat kepadaku, sungguh celaka orang yang tidak membacanya dan tidak merenungi kandungannya! Yaitu ayat (yang artinya), “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi….dst sampai selesai” (QS. Ali Imran : 190).” (HR. Ibnu Hiban [2/386] dan selainnya. Disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih at-Targhib [1468] dan ash-Shahihah [68]).

Mu’adz radhiyallahu’anhu pun suatu ketika pernah menangis tersedu-sedu. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Karena Allah ‘azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa. Yang satu akan masuk surga dan satunya akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan aku tidak tahu akan termasuk golongan manakah aku di antara kedua golongan itu?”.

al-Hasan al-Bashri rahimahullah pun pernah menangis, dan ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Aku khawatir besok Allah akan melemparkan diriku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku lagi.”

Abu Musa al-Asya’ri radhiyallahu’anhu suatu ketika memberikan khutbah di Bashrah, dan di dalam khutbahnya dia bercerita tentang neraka. Maka beliau pun menangis sampai-sampai air matanya membasahi mimbar! Dan pada hari itu orang-orang (yang mendengarkan) pun menangis dengan tangisan yang amat dalam.

Abu Hurairah radhiyallahu’anhu menangis pada saat sakitnya [menjelang ajal]. Maka ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?!”. Maka beliau menjawab, “Aku bukan menangis gara-gara dunia kalian [yang akan kutinggalkan] ini. Namun, aku menangis karena jauhnya perjalanan yang akan aku lalui sedangkan bekalku teramat sedikit, sementara bisa jadi nanti sore aku harus mendaki jalan ke surga atau neraka, dan aku tidak tahu akan ke manakah digiring diriku nanti?”.

Suatu malam al-Hasan al-Bashri rahimahullah terbangun dari tidurnya lalu menangis sampai-sampai tangisannya membuat segenap penghuni rumah kaget dan terbangun. Maka mereka pun bertanya mengenai keadaan dirinya, dia menjawab, “Aku teringat akan sebuah dosaku, maka aku pun menangis.”

Saya [penyusun artikel] berkata: Kalau al-Hasan al-Bashri saja menangis sedemikian keras karena satu dosa yang diperbuatnya, lalu bagaimanakah lagi dengan orang yang mengingat bahwa jumlah dosanya tidak dapat lagi dihitung dengan jari tangan dan jari kaki? Laa haula wa laa quwwata illa billah! Alangkah jauhnya akhlak kita dibandingkan dengan akhlak para salafush shalih? Beginikah seorang salafi, wahai saudaraku? Tidakkah dosamu membuatmu menangis dan bertaubat kepada Rabbmu? “Apakah mereka tidak mau bertaubat kepada Allah dan meminta ampunan kepada-Nya? Sementara Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (lihat QS. al-Maa’idah : 74). Aina nahnu min haa’ulaa’i? Aina nahnu min akhlagis salaf? Ya akhi, jadilah salafi sejati! Wallahu ta’ala a’lam bishshawab.

Mannfaat Teh Mahkota Dewa + Laatansa

Posted in 1 on Oktober 5, 2009 by mahwaplus

Teh Mahkota dewa plus laa tansa insyaAllah bermanfa’at memcegah serta mengobatigambar 3 berbagai macam penyakit moderen dintaranya: rhematik, nyeri persendian, menghangatkan badan, flu, deman, kolestrol, asam urat, tumor, kanker, lever, stroke, susah buang air besar, susah tidur, jantung, amandel, ambeien, kegemukan, kencing manis, darah tinggi, juga merangsang produksi hormon endrogen, untuk menambah stamina sehingga tubuh tetap fit berenergi dan bergairah.

Komposisi & Cara pemakaian Mahwaplus

Posted in 1 on Oktober 5, 2009 by mahwaplus

Komposisi

Buah Mahkota Dewa, Teh Hijau, Benalu Teh, Habatussauda’, Jahe Merah, Gingseng, Sambiloto, Madu Murni, Secang, Gula Aren, Gula tebu, dan rempah-rempah lainnya.

Cara Pemakaian

Tuangkan 1 saset Mahkota Dewa plus kedalam gelas/cangkir, tambahkan 150cc air panas, aduk hingga rata, minuman siap dihidangkan.

Aturan pakai:
Dianjurkan untuk diminum 2x sehari untuk pencegahan. Dan 3x sehari untuk penyembuhan.

Peringatan:
Tidak dianjurkan untuk wanita hamil muda.

Manfaat Buah Mahkota Dewa

Posted in 1 on Oktober 5, 2009 by mahwaplus

Berdasarkan berbagai jurnal ilmiah manfaat mahkota dewa sebagai berikut:
> pengujian aktifitas gambar 4antikanker extrak dari tanaman mahkota dewa dilakukan dengan menguji daya hambat pertumbuhan sel leokimia L210 oleh extrak tanaman secara invitor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa extrak tanaman memiliki nilai hambatan pertumbuhan 50% dari sel leukimia setelah masa inkubasi 48 jam. Batas minimal satu extrak tanaman untuk dapat di nyatakan berpotensi sebagai suatu anti kanker adalah 10 ug/ml (Lisdiawati 2002)
> Pengujian aktifitas anti oksidan extrak tanaman mahkota dewa menunjukkan daging buah dan kulit biji tanaman memiliki aktifitas antioksidan yang cukup potensial (Yen. 1995)
> Hasil uji efek anthistamin/anti alergi, ternyata buah masing-masing kadar extrak daun/buah mahkota dewa mempunyai efek anthistamin (sumastuti 2001)
> Efek sistosik daun dan buah mahkota dewa terhadap sel hela (sel kanker rahim) secara in vitor. Efek hipoglikemik (penurunan gula darah) daun buah mahkota dewa. Efek hepatoprotektor (hati) efek anti radang (anti inflamasi) dari daun dan buah mahkota dewa. Efek anti bakteri pada staohglococcus sp dan steptococcus sp.
> selain itu penelitian yg sedang berjalan tentang efek anti piretik (menurunkan panas) efek analgesic (menurunkan rasa sakit) efek menurunkan kadar asam dalam darah, kardiovaskuler (efek pada jantung, hipertensia, diuretik) bahan anti obesitas, anti hypercholesterolemia, efek anti kejang, efek penenang dan anti oksidan.

Manfaat Benalu Teh & Teh Hijau

Posted in 1 on Oktober 1, 2009 by mahwaplus

BENALU TEH

Benalu teh dari spesies sburrula atropurpurea (BL) DANS merupakan tanaman parasit pada pohon teh (thea sinensis L). Berbagai spesies benalu sejak zaman dahulu telah digunakan untk mdncegah berbagai penyakit misalnya viscum album L varitecens MAKINO untk mengobati sakit pinggang dan jamu pasca melahirkan para ibu di jepang, viscum album L untuk mengobati kanker di Korea dan Cina, bahkan dibeberapa Negara Eropa menjadi obat anti kanker nonkonvensional, dan dijual dg nama dagang iscador.
Prof. Riky zee-cheng dalam tulisannya mengenai penelitian anti kanker tanamam benalu dalam jurnal Drogs of the future mengatakan, pasien penderita kanker yg diberi extrak bemalu dari spesies viscum album menunjukkan perbaikan pada DNA dalam limfosit dan sel kekebalan tubuh. Melalui berbagai penelitian yg disarikan oleh Zee-cheng dari pusat medik universitas kansas itu, senyawa bioaktif yang beperan sgambar 5bgai anti kanker adalah petida, olgisakharida, alkaloid, polifenol dan flauvanoid.
Masyarakat indonesia secara turun temurun juga menggunakan benalu dalam bentuk jamu untk mengobati kanker, Dr. Retno Murwani MSc, dari Universitas Diponegoro pernah menyatakan bahwa benal u teh berkhasiat membunuh sel tumor, dan sel kanker fibro sarcoma (suara merdeka 14 mrt 2003)
baru-baru ini melalui penelitian intensif selama 3th, tim peneliti dari badan tenaga atom nasional (batan) bekerjasama dg Prof. Hirotaka shibuya dari Universitas Fukuyama Jepang dan Prof. Dr. Mutsuko mukai dari osaka medical senter, jepang.
Dalam pendlitian ini tim telah mengisolasi 16 senyawa dari benalu teh yg merupakan parasit pohon teh di perkebunan teh gunung mas, cipanas Jawa barat. Senyawa tersebut adalah 6 senyawa asam lemak tak jenuh, 2 senyawa santin, 2 senyawa flavonol glikosida, 4 senyawa flavonol, 1 senyawa lignan glikosida, dan 1 senyawa monoterpene glukosida.
Hasil uji bioaktifitas terhadap invasi sel kanker MM1 secara invitor menggunakan sel kanker MM1 yang di isolasi dari sel ascites Hepatoma AH 130 pada tikus menunjukkan bhwa satu diantara senyawa tersebut yaitu, octadeca-8,10,12-triynoic acid mampu menghambat invasi sel kanker sebesar 99,4% pada konsentrasi 10 mg/ml. Senyawa ini merupakan asam lemak tak jenuh, mengandung atom karbon 18 dengan ikatan rangkap 3 sebanyak 3 buah pada posisi 8,10 dan 12.
Atas dasar pengujian tersebut, diyakini bahwa octadeca-8,10,12-triynoic acid merupakan zat aktif anti kanker yang terkandung dalam benalu teh. Namun, baik dg metode pengujian invitor maupun invivo yg di kembangkan almarhum Prof. Hitoshi Akedo. Diketahui bahwa zat ini tidak membunuh sel kanker sehingga sel tidak mengalami metastasis.
Metode diatas berbeda dg uji yang lainnya, seperti penghambatan terhadap protein sintesis, DNA topoisomerase, DNA/RNA sintesis, uji toksisitas, dan lain-lain.
Hingga saat ini belum ada obat anti kanker yg bdkerjanya menghambat invasi sehingga penemuan senyawa octadeca-8,10,12-triynoic yang struktur kimianya relatif sederhanan mdnjadi harapan desenlisnya senyawa anti kanker baru yang murah dan sangat dibutuhkan oleh penderita kanker di indonesia maupun di dunia pada umumnya.
Untuk meyakini bahwa asam lemak octadeca-8,10,12-triynoic acid tersebut mempunyai aktifitas inhibisi, dan untk menpelajari efek dari panjang rantai atom karbon serta posisi ikatan rangkapnya, maka metode sintesis yg relatif sederhana, tim peneliti batan berhasil menyintesis lima senyawa analog alkynic C-16 tatty acid, yaitu, hexadec-8-ynoic acid (2) hexadec-10-ynoid acid (3) hexadeca-8,10-diynoic acid (4). hexadeca-6,8,10-triynoic acid, (5). Dan hexadeca-8,10,12-triynoicacid (6).
Uji broaktivitas dg cara yg sama menggunakan sel kanker MM1 menunjukkan bahwa senyawa yg mengandung 3 ikatan rangkap tiga, seperti halnya senyawa yg di isolasi dari benalu teh, yaitu hexadeca-6,8,10-triynoid acid (5) dan hexadecadeca-8,10,12-triynoic acid (6) memberikan nilai inhibisi yang hampir sama dg senyawa 1, sedangkan senyawa 2, 3 dan 4, masing-masing mengandung satu dan dua ikatan rangkap tiga menberikan nilai inhibisi lebih rendah.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tiga buah ikatan rangkap aktivitas penghambatan invasi sel kanker.  Dr. Hendig Winarno MSc.
Peneliti pada lab Argokimia Pusitbang Teknologi Isotop dan Radiasi Batan. Jakarta

TEH HIJAU

Teh Hijau tak sekedar nikmat, tetapi khasiatnya, juga hebat, betapa tidak, teh hijau mengandung catechin polypenol. Sejenis anti oksidan yang sangat kuat, saking kuatnya, teh ini bisa menghambat pertumbuhan sel kanker menurunkan kadar kolestrol low density lipoprotein (LDL) atau lemak ‘jahat’ dan memperbaiki sifat pembekuan darah yang tdk normal.
Ilmuan asal Negara Matahari Terbit juga mengamini bahwa kandungan polypenol teh hijau mampu mengurangi resiko penyakit jantung, membunuh sel tumor dan membantu proses pencernaan makanan. Selain itu kanteh hijaudungan flouride-nya yang dapat mencegah pertumbuhan karies pada gigi, mencegah radang gusi dan gigi berlubang.
Dengan mengkomsumsi teh hijau kita juga bisa menjaga stamina tubuh. Karena kandungan teh hijau dapat membantu penguraian gula menjadi energi sehingga kadar gula dalam darah terjaga. Dan teh hijau dapat mempercepat proses pembakaran kalori dalam tubuh yang dapat menurunkan berat badan.
Air seduhan teh juga dapat digunakan untuk mengobati luka pada kulit akibat terbakar, teriris, atau terkena gigitan serangga. Caranya, celupkan kapas keair seduhan teh hijau, dan oldskan dikulit yang terluka, kandungan anti septik didalam teh hijau tidak hanya menghilangkan rasa gatal pada kulit, tapi juga meredakan pembengkakan. Manfaat ini juga berlaku untk kulit yg terserang jerawat, dan terpapar sinar matahari yang berlebihan. Selain itu air teh hijau yang dioleskan ke kulit juga dapat melembabkan dan melindungi kulit dari efek sinar matahari.
Bagi anda yang akan memasuki usia senja, sebaiknya mengkomsumsi teh hijau kandungan oksidan dalam teh hijau dapat melawan radikal bebas yang berpotensi merusak saraf otak sdperti penyakit Alzheimer dan parkinson. Dengan mengkomsumsi secara rutin kelak di masa tua anda bisa bebas dari penyakit kaum manula: pikun.
Khasiat teh hijau sangat luar biasa karena teh ini tdk mengalami proses fermentasi seperti teh hitam dan teh merah sehingga kandungan anti oksidannya lebhh besar.
Teh hijau tak hanya kaya akan kandungan anti oksidan, tetapi juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan berdasarkan penelitian  dari para pakar di Universitas Alexandria, Mesir. Teh hijau mampu mengenyahkan bakteri dan kuman yang paling super sekalipun.

Manfaat Habbatus saudah

Posted in Tak terkategori on September 14, 2009 by mahwaplus

Rasulullah Muhammad Saw bersabda ” Komsumsilah habbatussauda’ sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali kematian (HR. Imam Bukhari)
Peredaran darah yang tidak baik akan menyebabkan suplay nutrisi ke system organ tubuh lainnya akan terganggu karena tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, demikian juga sisa makanan/nutrisi endapan racun dalam darah tidak segera diproses pembuangannya. Dan system kekebalan tubuh juga akan terganggu.
Habbatussauda’ mengandung Asam Alva Linolenis (omega 6), 15 asam amino yang berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan system metaboliste tubuh serta melancarkan peredaran darah, efek rasa hangat pada habbatussauda’ akan sangat membantu menyembuhkan pembuluh darah, beberapa nutrisi penting seperti kalsium, sodium, potasium, zat besi serta vitamin A (Beta Karotin), B1, B2, B6, C, E, dan niacin sangat diperlukan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit (mengancam immunitas tubuh).
Manfaat dan kegunaannya antara lain:
1. Meningkatkan stamina vitalitas dan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
2. Melancarkan peredaran darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah.
3. Menstabilkan/menormalkan kolestrol, tekanan darah, kadar gula darah dan kadar asam urat serta meningkatkan kinerja jantung.
4. Membantu dan mengobati masalah pencernaan seperti magg, mules, kembung dan masuk angin serta mengatasi masalah pernapasan.
5. Meremajakan sel-sel tubuh, menunda proses penuaan.
Sejak beratus tahun yang lalu telah lebih dari 200 kajian dan artikel yang dikeluarkan oleh berbagai universitas dan lembaga kedokteran dan kesehatan, yang mengkai tentang manfa’at dari habbatussauda’ bagi kesehatan.
Ibnu sina: habbatussauda’ merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (buku ibnu sina “canon of medicines”)
Ibnul Qayyim: habbatussauda’ dapat membantu memulihkan penyakit seperti batuk, “Bronchitis” masalah perut, cacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid, menambah aliran air liur dan sebagainya. (buku Ibnul Qoyyim “medicine of the prophet”).
Dr. Ahmad Elkadi juga membuat kajian dan mendapatkan bahwa habbatussauda’ dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system) kandungan dari habbatussauda’ ialah Fixed oil (saturated dan unsaturated), minyak-minyak Asas (sterol, thxmohydroquinone, carvane, simeninecymene) dan Alkaloids.
Dan masih banyak lagi para peneliti-peneliti habbatussauda’ yang belum dicantumkan. Cukuplah sabda Nabi Muhammad Saw, untk meyakinkan kita tentang manfaatnya yg berbunyi: “Komsumsilah oleh kalian Habatussauda’ sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali kematian (HR. Iman Bukhari).nigella

Manfaat Jahe Merah

Posted in Tak terkategori on September 7, 2009 by mahwaplus

Allah berfirman dala Al-Qur,an surah Al-Insan Ayat 17 yg berbunyi: Didalam surga itu mereka diberi segelas minuman yang campurannya Jahe. (QS. Al-Insan-17)
Sebagai obat tradisional jahe merah banyak dipilih karena memberikan pahit dan pedas yang lebih tinggi dibanding jenis jahe lain. Khasiat umumnya bisa menambah nafsu mkan dan menghangatkan badan.
Karena pengaruh inilah orang cepat merasa bugar dan gairah seknya meningkat. Selain ukurannya lebih kecil dibandingkan dua jenis lainnya yaitu jahe emprit dan gajah, warna kulit jahe merah juga berbeda kulitnya berwarna merah muda, dagingnya sedikit coklat dam memiliki serat lebih kasar.jahe
Tanaman ini lebih dikenal berhasiat sebagai pencahar, anti rhematik dan peluruh masuk agin, rimpang jahe merah mengandung minyak asiri yg terdiri dari Zingeberin, kanfena, lemonin, gingeral, dan shongool. Kandungan lainnya yakni minyak damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat dan gingerin.
Khasiat umumnya, menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin. Disamping itu juga berguna untuk mengatasi radang tenggorokan (bronkitis), rematik, sakit pinggang, lemah sahwat, nyeri lambung, meningkatkan stamina, meredakan asma, mengobati pusing, nyeri otot, ejakulasi dini, dan melancarkan ASI.
Tanaman bernama latin Zingiber officinale ini memang kaya manfaat, dibuat sbgai minuman juga menyegarkan. Kata zingiber sendiri diadopsi dari B. Arab, Zanjabil, sbgaimana yg disebut dalam Al-Qur,an surah Al-Insan 17. Yg bebunyi: Di dalam surga itu mereka diberi segelas minuman yang campurannya Jahe. (QS. Al-Insan ayat 17)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.